Ini bukan surat wasiat. ini hanya sebuah rangkaian kata-kata yang bisa menjadi terapi bagi saya. Terapi untuk selalu bisa jujur. Mungkin akan terlihat seperti pengakuan dosa dari seorang jemaat pada seorang pastor. Karena memang seperti itulah maksudnya. Saya tidak bisa meluapkan secara langsung, tapi dengan menceritakannya pada kalian stranger yg sedang iseng blog-walking, saya berharap ini bisa meringankan sesaknya perasaan ini menahan uneg-uneg yang ada. Hanya disini saya bisa meluapkannya (selain pada Tuhan-our best listener tentunya).
Tidak lama saya mengenalmu.
Jujur saja saya menyimpan kebencian yang sangat besar padamu dan kekasihmu itu. Tidak baik memang memendam kekesalan yang berlarut-larut. Saya terus-terusan merasa jengah, muak, serasa ingin membakar kalian bersama hidup-hidup dalam satu tungku besar dengan dibubuhi berkarung-karung bubuk lada dan cabai. Kebencian tidak mungkin ada tanpa adanya alasan. Seperti katamu, Asap tidak mungkin mengepul bila tidak ada apinya. Ya,kekasihmu itu yang mulai membuat apinya.
“Hey..hey..you..you! i don’t like your girlfriend” just like Avril Lavigne said in her song. Saya tidak suka pacarmu. Pacarmu bermuka dua. Dia berlagak sok suci. Dia menjelekkan teman saya. Dan mungkin menjelekkan saya juga. Dia memfitnah gadis lainnya untuk mendapatkan hatimu. Apakah kamu sadar akan hal itu? Ckck..mungkin kamu sadar. Tapi tetap diam,karena kamu menikmatinya. Kamu menikmati saat para gadis itu berebut untuk mendapatkanmu.
#NP : Endank Soekamti - Semoga Kau di Neraka
Liriknya mungkin tidak terlalu mewakili perasaan saya padamu. Tapi itulah yang benar-benar ingin saya ucapkan di depan wajahmu dari dulu. SEMOGA KAU DI NERAKA BERSAMANYA!
Saya memutuskan untuk mengenalmu lebih dalam, berharap bisa menemukan sesuatu yang paling tidak bisa mengurangi rasa benci terpendam ini. Walau hal itu tidak sepenuhnya tulus saya lakukan.
Mendekatimu adalah hal yang cukup mudah. Seperti mengambil hati anak kecil dengan cara memberikannya gula-gula atau coklat kesukaannya. Sudah menjadi karaktermu mungkin, gampang terpikat pada perempuan. Tahukah kamu? Saya tertawa sinis di balikmu setiap kali kamu memperlihatkan wajah berbunga-bunga saat saya berlagak memuja-mujamu. Saya menikmati saat-saat wajahmu terlihat dungu.
I won't tell you that I love you
Kiss or hug you Cause I'm bluffin' with my muffin
I'm not lying
I'm just stunnin' with my love-glue-gunning
Just like a chick in the casino
Take your bank before I pay you out
I promise this, promise this
Check this hand cause I'm marvelous
#NP : Lady Gaga – Pokerface
HAHA..enjoy this show ladies and gentlemen!
Saat saya mulai mendapat ruang dipikiranmu, saya menjadi sangat keranjingan dan seperti terobsesi untuk menguasaimu. Rasanya seperti menerima kartu hasil studi di akhir perkuliahan dengan IPK sempurna. Hahaha..
Yaah..walaupun mungkin saya mulai melakukan hal-hal yang tanpa saya sadari adalah beberapa pengorbanan untuk mendapatkan perhatianmu. Tapi saya berhasil. Yeah, I did it. Can you feel it? I’m marvelous! :D
Yang aneh pagi ini adalah saya menyadari satu hal. Hal yang sebenarnya malu untuk saya akui, tapi ini kenyataan.
Saya merasa sedikit demi sedikit berubah menyerupai kekasihmu itu. Saya tampak bodoh karena telah menjadi salah seorang dari para gadis yang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkanmu perhatianmu. HOLLY SHIIIT! Saya tidak ubahnya seperti babi yang mengendus kotorannya sendiri di lumpur yang bau.
MALU. Malu sekali menyadari bahwa saya telah dikuasai nafsu dan ambisi konyol untuk mendapatkan hatimu. Menyadari bahwa saya sudah melanggar janji saya pada diri sendiri untuk tidak berbuat bodoh.
Tahukah kamu? Kini setiap kali saya selesai mengobrol panjang denganmu atau bahkan hanya sekedar memikirkanmu saya merasa bersalah. Pada dirimu, pada diri saya sendiri, pada Tuhan. Terlepas dari kemungkinan apakah kamu hanya main-main pada saya atau ternyata justru menanggapi ini dengan serius, saya benar-benar menyesal memperlakukanmu seperti ini.
Saya ingin mengakhiri ini. Saya ingin bisa merelakan kebencian ini. Ingin bisa hidup tenang tanpa harus mendengki pada kekasihmu atau wanita lainnya.
Can we stop it right now??







