Tersebutlah Mark Manciana dan Freddie Highmore yang menciptakan sebuah musik fenomenal dengan tajuk August's Rhapsody in C Major. sebuah musik yang diciptakan khusus untuk melengkapi rangkaian film August Rush. film yang udah lama juga, tapi baru-baru ini saya mulai tonton lagi dan saya tergila-gila olehnya. yay!
bukan tergila-gila oleh jalan cerita film ini yang "drama banget" tapi karena musiknya yang bikin saya mau nangis setiap mendengarkannya dengan penghayatan. August's Rhapsody berada di bagian ending film, karena merupakan akumulasi dari perjalanan hidup August yang ditampilkan adegan demi adegan di film ini. gabungan antara semua skill musik yang ada di film. dari part orchestra, duel gitar, sampe musik natural yang tercipta dari bunyi-bunyian klakson, terompet, dan lain-lain. kalau anda belum pernah nonton dan belum pernah denger silahkan download disini.
dan bagian yang paling saya suka adalah saat gospelnya dimulai. suara si anak kecil bernama Hope yang tergabung dalam impact repertory theater lembuuuuuut banget! sekali pernah saya denger lagu ini sambil duduk diem, dan saya menangis. ya, menangis tanpa sadar.
saya bisa ngerasain apa yang mau dia sampein lewat suaranya itu. dia nyeritain kepolosan anak-anak,betapa tidak berdosanya mereka, begitu naifnya harapan-harapan mereka bagi orang dewasa, saya seperti merasakan kesucian hati semua anak-anak di dunia. orang dewasa kadang tidak menyadari semua itu, karena mereka sudah dewasa. kehilangan kepekaan. anak-anak memiliki harapan yang sangat simpel, bisa hidup berdamping dengan orang-orang yang disayanginya. sedangkan orang dewasa terlalu banyak keinginan, sehingga mereka bingung sendiri pada tujuan utamanya.
the music is all around this, and all you have to do is LISTENING
orang dewasa tidak lagi mendengarkan hati kecilnya, tidak menyadari apa yang ada disekitarnya sebenarnya lebih berharga.
2 komentar:
cie.. bagus eh tulisannya.. :)
kyaaa...kog ada kamu disini!! huhu.. maluuu
Poskan Komentar